Monday, October 27, 2025

Peningkatan Jalan Desa Mataram Jaya: Wujud Nyata Padat Karya Tunai Dana Desa 2025

 

Desa Mataram Jaya, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. Pada Tahun Anggaran 2025, desa ini melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) berupa peningkatan jalan di Dusun V RT 05 dengan volume 500 meter panjang, lebar 4 meter, dan ketebalan 0,03 meter.

Dengan anggaran Dana Desa sebesar Rp70.717.000, kegiatan ini menjadi salah satu prioritas hasil Musyawarah Desa yang diharapkan mampu memperbaiki akses jalan warga menuju lahan pertanian, fasilitas umum, serta pusat ekonomi desa. Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak dan berlumpur di musim hujan menjadi kendala besar bagi aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan dukungan penuh masyarakat setempat. Tahapan kegiatan dimulai dari perencanaan, survei teknis, hingga pelaksanaan di lapangan yang melibatkan tenaga kerja lokal. Pendamping Desa turut berperan aktif memfasilitasi penyusunan RAB, mendampingi TPK, serta melakukan monitoring dan evaluasi agar kegiatan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Hasil dari kegiatan ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Jalan desa yang kini lebih baik dan layak pakai tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan produktivitas ekonomi dan memperkuat rasa kebersamaan melalui semangat gotong royong dalam pelaksanaannya.

Selain itu, peningkatan akses jalan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif desa, seperti distribusi hasil pertanian, peternakan, serta usaha kecil lainnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi pondasi bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan ini turut didukung oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta diawasi langsung oleh Pemerintah Desa, BPD, dan Pendamping Desa. Seluruh proses dilaksanakan dengan prinsip Padat Karya Tunai, memastikan manfaat ekonomi langsung dapat dirasakan oleh warga Desa Mataram Jaya.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pendamping, Desa Mataram Jaya menunjukkan praktik baik dalam pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran, transparan, dan memberdayakan.


Dokumen File 

Tuesday, October 21, 2025

BUMDesa Mulya Jaya Kembangkan Budidaya Jagung untuk Ketahanan Pangan Desa

 

BUMDesa Mulya Jaya Kembangkan Budidaya Jagung untuk Ketahanan Pangan Desa

Desa Mulya Jaya, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir – Pemerintah Desa Mulya Jaya terus berinovasi dalam mengelola Dana Desa agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada tahun anggaran 2025, pemerintah desa menggulirkan program Tematik Pengembangan Budidaya Jagung melalui BUMDesa Mandiri Sejahtera dengan dukungan Dana Desa sebesar Rp143.840.000.

Program ini merupakan implementasi dari kebijakan ketahanan pangan desa yang mewajibkan alokasi minimal 20% dari Dana Desa. Melalui kegiatan ini, Desa Mulya Jaya berupaya memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi masyarakat.

Sebagian besar warga desa menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Melihat potensi besar tanaman jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat, pemerintah desa bersama masyarakat menetapkan budidaya jagung sebagai fokus pembangunan tahun 2025.

Kegiatan ini diawali dengan Musyawarah Desa RKPDes pada 11 September 2024, yang dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, perangkat desa, dan pendamping desa. Setelah perencanaan matang, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis dana ketahanan pangan pada 22 April 2025, kemudian dilakukan penanaman perdana jagung secara tumpang sari di lahan plasma KUD Mulya Jaya seluas 7 hektar pada 11 Juni 2025.

Proses pemeliharaan tanaman dilakukan dengan pendampingan intensif dari TPP, Babinsa, Babinkamtibmas, serta Dinas Pertanian. Kegiatan monitoring rutin dilakukan hingga masa panen tiba pada 18 September 2025, menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan pertumbuhan jagung yang subur dan produktif.

Menurut Jauhari, Direktur BUMDesa Mandiri Sejahtera, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan produksi jagung, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat kerja sama antara petani, perusahaan kebun, serta pemerintah desa. Ke depan, BUMDesa berencana mengembangkan unit usaha pengolahan makanan berbasis jagung, seperti popcorn, jasuke, keripik, dan puding jagung, guna memperluas peluang usaha masyarakat dan UMKM lokal.

Pendamping Desa Devi Istiani, yang turut membimbing kegiatan ini, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pendamping dapat mendorong kemandirian ekonomi desa.

Melalui inovasi ini, Desa Mulya Jaya berharap dapat menjadi contoh praktik baik pemanfaatan Dana Desa dalam mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan Desa Mandiri, Produktif, dan Berdaya Saing.

dokumen klik disini

Tuesday, October 14, 2025

TPP P3MD MESUJI RAYA


Dalam pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDT) menempatkan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di setiap kecamatan sebagai garda terdepan pendampingan desa. Di Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, TPP berperan penting dalam memastikan pembangunan desa berjalan efektif, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

TPP Kecamatan Mesuji Raya dikomandoi oleh Devi Istiani selaku Koordinator Kecamatan, yang memegang peranan sentral dalam mengarahkan strategi dan koordinasi kegiatan pendampingan di seluruh desa binaan. Dengan kepemimpinan yang tangguh, komunikatif, dan berkomitmen, Devi Istiani memastikan seluruh proses pendampingan — mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan desa — terlaksana sesuai dengan pedoman P3MD serta selaras dengan kebijakan pembangunan daerah dan nasional.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Devi Istiani mendapat dukungan dari tiga Pendamping Lokal Desa (PLD), yakni Sobichin, Siti Azizah, dan Sugiono. Ketiganya merupakan tenaga pendamping yang berdedikasi tinggi dan memiliki tanggung jawab langsung dalam mendampingi desa-desa di wilayah Kecamatan Mesuji Raya. Mereka berperan aktif dalam membantu pemerintah desa menyusun rencana pembangunan, melaksanakan kegiatan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat, serta memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.

Selain itu, para PLD juga berperan dalam mendorong partisipasi masyarakat desa agar terlibat aktif dalam setiap tahapan pembangunan. Pendampingan yang mereka lakukan tidak hanya berfokus pada aspek fisik pembangunan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan desa, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, desa diharapkan mampu mandiri dan berdaya saing dalam jangka panjang.

Melalui sinergi yang kuat antara Koordinator Kecamatan, Pendamping Lokal Desa, dan Pemerintah Kecamatan Mesuji Raya, tim ini terus berkomitmen untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Semangat kerja sama, dedikasi, serta profesionalisme menjadi landasan utama dalam menjalankan amanah pendampingan desa.

Kehadiran TPP P3MD Kecamatan Mesuji Raya tidak hanya menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun kemandirian desa. Dengan semangat “Membangun Desa, Menata Negeri”, mereka terus berupaya menghadirkan perubahan nyata demi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang baik dan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kecamatan Mesuji Raya.


Penulis : TPP Mesuji Raya

Featured Post

Peningkatan Jalan Desa Mataram Jaya: Wujud Nyata Padat Karya Tunai Dana Desa 2025

  Desa Mataram Jaya, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pe...

Popular Posts